THOMA'

Kita telah menyaksikan dan merasakan sendiri bahwa di Indonesia sekarang ini sedang mengalami kekacauan disegala bidang. Bencana dimana-mana, kebrutalan, penodongan, perampokan, perusakan, pembakaran dibeberapa tempat. Demontrasi dimana- mana, hujat menghujat, jegal menjegal, saling tubruk, saling terkam, saling rebutan kekuasaan. Semua itu hanyalah akibat-akibat. Tiap-tiap akibat tentulah timbul dari sebab.

''Hendaklah kamu takut akan sifat Thoma', maka sesungguhnya ialah mendatangkan kepakiran''. Hadits ini menerangkan bahwa yang menjadikan individu, keluarga, masyarakat, bangsa, Negara menjadi fakir, menderita, sengsara, hina adalah sifat thoma', sifat dlolim, sifat rakus, sifat yang ingin menguasai hak-hak orang lain.

Padahal sama kita ketahui, bahwasanya kekayaan tanah air yang luar biasa kayanya, namun rakyat Indonesia yang mempunyai tanah air kaya raya menjadi hidup yang compang-camping.
Hakekat penjajahan itu bukan manusia, bukan materi, bukan pemerintah akan tetapi sifat Thoma', sifat rakus, sifat serakah, sifat dholim, sifat bhetarakala kalima; ''HARUS DIHAPUSKAN'' artinya: ''Wajib bagi tiap-tiap bangsa menghapuskan sifat penjajahan, sifat Thoma'. Mengapa harus dihapus karena tidak sesuai dengan Pri-kemanusian dan Pri-keadilan.

Oleh karena yang diwajibkan asasi menghapus sifat Thoma' itu negara/ bangsa Indonesia, maka seluruh penyelenggara negara dari kepala Negara, Mentri, Gubernur, Bupati, Camat, Kepala Desa, Executive. Legeslative, Yudikatif. Baik dari dirinya sendiri maupun seluruh masyarakat.

Sehingga Negara Indonesia Merdeka telah berdiri lebih dari setengah abad, tetapi rakyatnya belum Merdeka. Karena dijajah oleh sifat Thoma' yang salin baju. Oleh karena itu salin baju maka banyak yang tidak tahu jikalau itu juga penjajah..
''Bentuknya lain tetapi hakekat kwalitasnya sama''.

------
Wslm.

Bandung is Ultimate shopper's Heaven

Foto diatas adalah, Mesjid Agung Bandung yang terletak tepat di tengah-tengah kota Bandung. Dan di kelilingi oleh Mal, pertokoan, dan perkantoran..

Kota Bandung ''Surga Pakaian'' juga dikenal dengan julukan Paris van Java, memang merupakan salah satu kiblat mode di Indonesia. Bisa dikatakan Bandung adalah kota serba ada mulai dari makanan, Factory Outlet (FO), distro (distribution stores), beragam mal, sampai tempat wisata semua tersedia. Ruas-ruas jalan di Dago, Cipaganti, Riau, Cihampelas dipenuhi oleh FO.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, khususnya FO, menjadi salah satu Fenomena menarik dalam dunia belanja di kota Bandung.

Sebuah istilah yang mengacu pada pusat belanja pakaian stok pabrik Indonesia untuk export. Bisa juga merujuk pada pusat perbelanjaan pakaian reject dari pabrik-pabrik di luar negri. Jenis toko alternatif ini menawarkan produk-produk busana berkulitas tinggi, namun dengan harga yang relatif miring.

Ini menyebabkan makin banyak masyarakat yang berbondong-bondong menyerbu FO, termasuk - mungkin - anda. Dengan trade mark menjual barang kualitas export dengan harga miring seperti; GAP, Versace, Calvin Klien, Banana Repoblic, dan masih banyak lagi, FO bukan saja menjadi pesaing potensial mal dan butik, tetapi juga menjadi gaya hidup dan mode yang kini sedang naik daun. Pangsa pasar yang di bidik FO tak lain adalah kaum muda dan remaja kota yang haus akan trend fashion terbaru.

Akan tetapi, seiring semakin meningkatnya kebutuhan konsumen saat ini FO pun menyediakan berbagai jenis kebutuhan sandang untuk kaum dewasa seperti, Jas, blazer, koper, tas, sepatu, dan masih banyak lagi.

------
Khaula Andika

''Almost Forgettable Banceuy''

Cobalah anda mengamati bangunan dua lantai berukuran 18 meter persegi yang tampak berdiri agak aneh di tengah lingkungan pertokoan Banceuy, jalan Cikapundung, Bandung. Disisi kirinya dibangun sebuah monumen yang ditandai batu dengan pagar rantai mengelilinginya.

Mungkin beberapa atau bahkan banyak diantara kita yang tidak tahu bahwa bangunan itu adalah tempat bersejarah yang pernah menjadi tempat memenjarakan Presiden pertama RI Soekarno pada 29 Desember 1929. Tak ada petunjuk apa pun di jalan raya sekitar Bancey yang menandakan wilayah itu dulu pernah menjadi penjara.

Penjara Banceuy yang terletak di daerah Banceuy, merupakan salah satu dari sekian tempat Soekarno di tahan, penjara tingkat rendah yang terdapat sel bagi tahanan politik dan tahanan dari kalangan rakyat jelata. Pemerintah Belanda menangkapnya lalu memasukan ke bui no.5 blok F di Banceuy, diruangan berukuran 2,5 meter kali 1,5 meter selama 8 bulan.

Di tempat itu pula Soekarno menyusun pleidoi berjudul Indonesia Menggugat yang legendaris dan menggemparkan di depan pengadilan kolonial di Gedung Landraad (sekarang Gedung Indonesia Menggugat), pada tanggal 18 Agustus- 22 Desember 1930.

Pidato yang ditulisnya diatas kloset di selnya yang sempit di penjara Banceuy. Namun sayang hanya tersisa sepenggal saat ini, ditelan oleh pembangunan pusat kota. Kini, penjara Soekarno yang terletak di daerah Banceuy, cuma seonggok monumen tanpa penjelasan, tanpa keterangan yang pasti akan membuat orang yang lewat disana tanpa guide yang paham sejarah. Akan pusing tujuh keliling mencari keberadaan tempat bersejarah ini.

Sungguh ironis, mengingat kita berbicara mengenai tempat bersejarah di mana Soekarno memulai perjuangannya memerdekakan bangsa ini..

CO.CC:Free Domain